Jalesveva Bhumyamca Jayamahe

Kamis, 28 April 2011

MENGAPA WANITA BEGITU BERARTI BAGI PRIA....????

Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan memersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.

Dialah penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele.. hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya... sehingga tanpa kau sadari ketika menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.. .. tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya. .. kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan perempuan, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...

Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana .... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya.

Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

8 HAL YANG PERLU DIHINDARI SEBELUM MENIKAH....

Jangan menikah karena harta Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. "Cinta" yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.

Jangan menikah karena perasaan asmara

Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalahartikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.

Jangan menikah karena rupa saja

Kecantikan yang diluar memang indah, tapi dapat luntur termakan umur. Utamakanlah kecantikan yang di dalam.

Jangan menikah karena iba

Iba (rasa kasihan) memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pemikahan. Kasihan dapat habis, tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pemikahan adalah kasih, bukan kasihan

Jangan menikah untuk kepuasan sex saja

Memang sex suci dan penting dalam hubungan suami-istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pemikahan. Sex hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan sex akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.

Jangan menikah karena paksaan keluarga

Seorang anak harus berbakti kepada keluarga, namun tidak boleh menyerah dalam hal nikah, kalau mereka memang salah dan anda benar. Berdoalah dan berikanlah penjelasan kepada mereka, jangan dengan kekerasan.

Jangan menikah karena desakan usia

Bila usia sudah menjelang senja dan rekan-rekan sudah berpasangan, orang akan mulai gelisah (terutama pada wanita). Banyak orang akhimya "asal tabrak dan sikat." Hindarilah indakan tersebut. Sabadah dan yakinilah bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk anda. Jangan takut kehabisan jatah dan kadaluarsa.

Jangan menikah untuk membalas jasa

Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi jangan dengan pernikahan. Salah satu hal lain yang tidak boleh dilupakan, dan merupakan yang terpenting adalah jangan menikah tanpa pengertian dan persiapan dengantindakan yang nyata.

Menikahlah menurut pola rencana Allah

Daripada salah dan mengundang derita, lebih baik menunggu menikah. Jika tidak diteguhkan oleh Allah. Karena Allah yang menciptakan manusia sepasang-sepasang. Tanpa persetujuan Allah, tidak mungkin manusia dapat bersatu !

PERNAHKAH KAMU MERASA TUHAN TIDAK MENJAWAB DOA ANDA ?

Anda telah berdoa sungguh-sungguh, bepuasa, dan menjaga hati agar Tuhan menyelesaikan masalah Anda, tapi apa yang Anda harapkan tidak terjadi, bahkan sebaliknya yang tidak diharapkan yang terjadi dalam kehidupan Anda.

Ada seseorang yang berdoa agar pernikahannya dipulihkan, dia berdoa sungguh-sungguh, tapi yang terjadi kehidupan pernikahannya bertambah buruk bahkan berakhir perceraiaan.

Atau Anda sedang mengalami masa kritis berpacaran, dan berdoa berharap hubungan Anda dan kekasih dipulihkan. Tapi yang terjadi Anda malah ditinggalkan.

Anda memohon agar perusahaan Anda diberkati, tapi justru Anda bangkrut dan perusahaan Anda ditutup.

Anda berkata “Kenapa kau lakukan hal ini dalam hidupku Tuhan? Bukankah aku telah berdoa, memohon dan meminta kepada-Mu? Mengapa justru hal buruk yang terjadi dalam hidupku?”

Satu hal, pada saat Anda mengalami masa-masa sulit, Anda akan menjadi orang yang lebih bijak dalam menyikapi masalah. Yang paling penting adalah Anda harus melanjutkan hidup Anda, dan melepaskan rasa sakit dimasa lalu. Jangan terlalu meratapi masa lalu Anda, sehingga Anda tidak melihat terdapat kesempatan-kesempatan emas lainnya yang menghampiri Anda. Jika sebuah pintu tertutup dan Anda terus-menerus melihat pintu tersebut, maka Anda tidak akan menyadari ada pintu-pintu lain yang sedang dibukakan bagi Anda.

Dan pada saat Anda menjalani hidup dengan sebaik-baiknya dan menyerahkan segalanya kepada Tuhan, hal-hal baik lainnya akan Tuhan datangkan TEPAT & INDAH pada waktuNya.

Jadi ketika hal-hal terjadi diluar keinginan Anda, jangan menjadi pahit hati, jangan mempertanyakan Tuhan. Cuci wajah Anda dan lanjutkan kehidupan Anda. Bersiaplah untuk hal-hal baru yang telah Tuhan siapkan untuk Anda.

KETIKA SEMUA MASIH TANDA TANYA, AKU MEMILIH PERCAYA JANJIMU TUHAN...

Tuhan....
Aku mengucap syukur atas semua kebaikanMu di dalam hidupku
Ketika aku mengingat segala yang telah terjadi dalam hidupku
Di saat itulah aku merasakan Kasih SetiaMu yang luar biasa dalam hidupku

Tuhan...
Di usia ke 15 tahun Engkau mengajarku untuk mengembalikan milikMu ke dalam BaitMu
Di usia ke 17 tahun Engkau telah memanggilku untuk lahir baru
Di usia ke 18 tahun Engkau mengaruniakanku karunia Bahasa Roh dan karunia untuk mengartikannya
Di usia ke 22 tahun Engkau membuktikan dan menjawab doa, puasa 40 hari dan air mataku
Di usia ke 23 tahun Engkau melindungi dan menjaga kehidupanku dengan Luar biasa seperti Engkau menjaga biji mataMu
Di usia ke 24 tahun sekali lagi Engkau menjawab doa, puasa dan air mataku
Di usia ke 25 tahun Ketika semua keluargaku berdoa atasku, air mataku mengalir dan membasahi ijazahku... dan saat itu aku sangat yakin bahwa air mataku yang tertumpah di atas ijazahku akan menjadi berkat bagi semua orang.... bukan hanya bagi keluargaku tetapi untuk semua orang....
Di usia ke 26 tahun Engkau memberiku promosi jabatan yang sangat mustahil pada saat itu
Di Usia ke 27 tahun Engkau menjawab doa dan air mataku pada usiaku yang ke 25 tahun
Di usia ke 28 tahun satu orang telah mengaku dan menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamatnya
Di usia ke 29 tahun Engkau telah mengizinkan aku melihat dan menjejakkan kakiku di semua benua ciptaanMU dan menikmati indahnya semua samudera yang Engkau ciptakan... Hidupku hanya sekali di dunia dan aku telah melihat semua keindahan dunia itu... Terima kasih ya Tuhan...
Di usia ke 29 tahun Ketika semua masih tanda tanya tentang segala sesuatu di dalam hidupku, aku memilih percaya janjiMu Tuhan....

Tuhan...
Begitu banyak kebaikanMu Tuhan dalam hidupku yang tidak bisa aku sebutkan satu per satu
Sejak aku lahir hingga saat ini, tidak pernah sedetikpun Engkau tinggalkan aku
KebaikanMu dalam hidupku nyata dalam setiap hembusan nafasku


Tuhan...
Seringkali aku jatuh dalam dosa
Aku sering melukai hatiMu
Aku tidak layak bagi kemuliaanMu
Aku ini hanya sampah bagiMu
Tetapi satu hal yang aku banggakan akan Engkau
Walau beratus kali bahkan beribu-ribu kali aku jatuh dalam dosa
Engkau masih mau mengangkatku menjadi sesuatu yang berharga dimataMu

Tuhan...
Engkau telah mengajarku apa arti Kasih itu sesungguhnya
Ketika orang lain membenciku, menfitnahku, dendam dan marah padaku
Pada saat itulah hatiku mengasihi mereka
Secara manusia itu sangat tidak bisa aku lakukan
Tetapi aku tahu, itu semua karena KasihMu dalam hatiku
Aku bersyukur atas semua karuniaMu dalam hidupku

Tuhan...
Hidupku ada dalam tanganMu
Engkau melihat jauh ke dalam lubuk hatiku
Walau orang dunia mereka-reka apa yang jahat bagiku
Engkaulah yang menjadi Pembelaku

Tuhan...
Aku tetap percaya akan janjiMu dalam hidupku
Walau begitu banyak rintangan dan tantangan dalam hidupku
Aku yakin bisa melaluinya karena Engkau besertaku
Dunia tidak bisa memisahkan aku dengan KasihMu

Tuhan...
Pakailah hidupku untuk kemuliaanMu
Pakai aku untuk kemuliaan namaMu
Pakai aku secara LUAR BIASA karena Engkau adalah Allah yang LUAR BIASA

Tuhan...
Semua berkat yang aku miliki itu semua dariMu
Ajarku untuk bisa menggunakan berkat tersebut untuk kemuliaan namaMu
Aku bersyukur untuk semua berkat, anugerah dan cinta kasihMu dalam hidupku
Ketika aku memberi, aku tidak akan berkekurangan
Biar dunia melihat bahwa Allah yang aku sembah adalah Allah yang dashyat

Tuhan...
Hidupku ada dalam tanganMu
satu hal yang aku minta dalam sisa hidupku ini
Jadikan aku GARAM, BERKAT dan TERANG bagi semua orang
Melalui sikap, tutur kata dan perbuatanku
Biar mereka melihat bahwa Allah yang aku sembah adalah Allah yang hidup
Baharui hidupku hari lepas hari

Tuhan...
Dunia tidak bisa melihat jaminan masa depan mereka
Tetapi rancanganMu dalam hidupku adalah hari depan yang penuh harapan
Dalam keadaan apapun, aku tetap pegang janjiMu
Begitu banyak tantangan dan hambatan yang akan menghadang di depan
Tetapi aku yakin dan percaya bahwa aku bisa melaluinya bersamaMu
Di saat aku lemah di saat itulah kuasaMu dinyatakan dalam hidupku

Tuhan...
Ketika orang yang aku sayangi telah pergi
Di saat itulah Engkau mengajarku arti Kasih yang sesungguhnya
Engkau mampu mengubahkan hidupku dengan caraMu yang ajaib
Aku tidak bisa membela diriku di hadapan manusia
Aku serahkan semuaNya beban beratku ke dalam tanganMu
Dan aku telah melihat karyaMu yang begitu ajaib dalam hidupku
Aku percaya, Pemulihan itu sedang terjadi dengan caraMu yang dashyat

Tuhan...
Inilah kesaksianku akanMU dalam hidupku
Begitu banyak yang tidak bisa aku tuliskan satu per satu
Aku ingin katakan pada semua orang yang membaca kesaksianku ini bahwa:
1. Dalam keadaan apapun, jangan pernah tinggalkan Tuhan. Ketika engkau menghadapi beban yang berat dalam hidupmu, ketahuilah bahwa melalui semua itu Tuhan akan berkarya dengan caraNya yang LUUUAARRRR BBBIIIIAAASSSAAA yang tidak pernah engkau pikirkan.
2. Tuhan akan menjawab semua doamu indah pada waktuNya. Tetaplah percaya dan jangan pernah bimbang.
3. Doa, puasa dan air matamu telah ditampung dalam kirbatNya
4. Masalah yang engkau hadapi dalam hidupmu adalah masalah yang keeeeecccccciiiiiilllllllll......... yang tidak pernah akan melampaui kekuatanmu sebagai manusia. 5. Ketika engkau menghadapi masalah, jangan engkau berkata," Tuhan... aku ada masalah...." tetapi hendaklah kamu berkata dengan imanmu ," hhhheeeiiii masalah..... Aku ada TUHAN YANG DASSSSSSHHHHYYYYAAAAATTTTTTT......."
6. Jadilah GARAM, BERKAT dan TERANG bagi sesamamu dimanapun engkau berada...



Note: Terlintas dalam benakku, 04 April 2011

TERIMA KASIH TUHAN ATAS SEMUA KEBAIKANMU DALAM HIDUPKU

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, Aku telah berhasil menaklukkan dunia ini. Yaaaa..... aku telah menapakkan kakiku di lima benua dan merasakan berlayar di tujuh samudera ciptaanNya. Bagiku, itu suatu anugerahNya yang orang lain belum tentu merasakan apa yang aku rasakan. Hidup hanya sekali di dunia dan aku telah melihat, merasakan dan mengagumi karyaNya.

Tidak pernah terlintas di benakku bahwa aku akan menjadi seorang pelaut. Namun satu hal yang aku percaya, bahwa hidup dan masa depanku ada di tanganNya. Tidak ada suatu pun di dunia ini yang kebetulan. Semua telah ditetapkan olehNya. Dalam hidup ini, tantangan dan cobaan itu pasti ada tapi satu hal yang aku percaya dan yakini bahwa itu tidak akan melampaui kekuatanku sebagai manusia karena Tuhanku selalu ada disisiku untuk menolongku.

Begitu banyak kebaikan Tuhan dalam hidupku. Jika engkau berpikir bahwa Tuhan itu tidak adil, Tuhan tidak mengasihimu dan Tuhan tidak pedulikanmu... Satu hal yang ingin aku katakan bahwa Tuhan sedang membentuk engkau untuk menjadi anakNya dan untuk memurnikan engkau menjadi emas yang murni. Ketahuilah.... bahwa Tuhan sangat mengasihimu... Engkau adalah biji mataNya dan DIA tidak perduli dosa apa yang engkau lakukan dalam hidupmu. Ketika engkau datang kepadaNya, pada saat itulah Ia akan memelukmu dengan kasihNya.

Semua berkat yang aku miliki sampai saat ini itu semua anugerahNya. Bukan karena kuat dan gagahnya aku sebagai manusia. Terkadang aku bertanya kepada Tuhan, Tuhan.... mengapa engkau begitu mengasihiku??? Satu hal yang Tuhan simpan dalam hatiku bahwa aku adalah biji MataNYa.... walaupun dosamu merah seperti kirmizi akan diubahkan menjadi putih seperti bulu domba. Akuilah Dia dalam segala hal. Orang-orang akan melihat engkau berbeda melalui sikap, perilaku dan tutur katamu sehari-hari.

Ketika aku berkata:

- “Saya tidak dapat mengatasi masalah ini…” Tuhan berkata, “ Aku akan menuntun langkahmu…” (Amsal 3:5-6)

- “Semuanya mustahil…” Tuhan berkata, “ Segalanya mungkin…” (Lukas 18:27)

- “Aku merasa sendiri….” Tuhan berkata, “ tidak akan pernah Aku membiarkanmu dan tidak akan pernah Aku meninggalkanmu…” (Ibrani 13:5)

- “Saya tidak bisa melakukannya…” Tuhan berkata,” Engkau bisa melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadamu… “ ( Filipi 4:13 )

- “Saya tidak pantas diampuni…” Tuhan berkata,” Aku telah mengampunimu…” (I Yohanes 1:9 – Roma8:1)

- “Saya takut…” Tuhan berkata,” Jangan takut, sebab Aku bersamamu. Aku akan menguatkan dan menolongmu…” (Yesaya 41:10)

- “Saya lelah…” Tuhan berkata,” Marilah kepadaKu, semua kamu yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu…” (Matius 11:28-30)

- “Tidak ada seorangpun yang benar-benar mengasihiku…” Tuhan berkata,” Aku mengasihimu…” (Yohanes 3:16 – Yohanes 13:34)

- “Aku tidak tahu harus bagaimana….” Tuhan berkata,” Aku akan menunjukkan jalanmu…” (1 Timotius 2:5 – Kisah Para rasul 4:12 – Yohanes 3: 16)

Saat putus asa melingkupiku…. Aku memilih tetap maju. Saat aku tak paham maksud Tuhan… Aku memilih percaya. Saat aku tertekan oleh kekecewaan… Aku memilih bersyukur. Saat rencana hidupku berantakan… aku memilih berserah. Saat aku ingin menghakimi orang…. Aku memilih mengampuni. Ketika orang lain menyakitiku…. Aku memilih mengasihi. Ketaataan… dimulai dari sebuah pilihan untuk menerapkan prinsip Firman Tuhan saat menghadapi kesulitan. Kita berbuah bukan karena rajin membaca Firman, melainkan karena rajin mempraktikkannya.

Terima kasih Ya Bapa atas semua kekuatan yang Engkau berikan melalui FirmanMu… bukan aku yang mengasihiMu tetapi Engkau yang telah memilihku dan mengasihiku… Engkau baik Tuhan… Sungguh teramat baik… Engkau telah mengangkatku dari “sampah” menjadi sesuatu yang berharga dimataMu… Dalam setiap masalah dan pencobaan, Engkau selalu ada bersamaku…

Note: Terlintas di benakku, 20 Februari 2011 – 0815 LT / 0015 Z.

WHAT DO REALLY WOMEN WANT ?

Young King Arthur was ambushed and imprisoned by the monarch of a neighboring kingdom. The monarch could have killed him but was moved by Arthur's youth and ideals. So, the monarch offered him his freedom, as long as he could answer a very difficult question. Arthur would have a year to figure out the answer and, if after a year, he still had no answer, he would be put to death.

The question was: What do women really want?

Such a question would perplex even the most knowledgeable man, and to young Arthur, it seemed an impossible query. But, since it was better than death, He accepted the monarch's proposition to have an answer by year's end. He returned to his kingdom and began to question everyone: The princess, the priests, the wise men, and even the court jester. He spoke with everyone, but no one could give him a satisfactory answer. Many people advised him to consult the old witch, for only she would have the answer. But the price would be high as the witch was famous through out the kingdom for the exorbitant prices she charged. The last day of the year arrived and Arthur had no choice but to talk to the witch. She agreed to answer the question, but he would have to agree to her price first.

The old witch wanted to marry Sir Lancelot, The most noble of the Knights of the Round Table, And Arthur's closest friend! Young Arthur was horrified. She was hunch-backed and hideous, had only one tooth, smelled like sewage, made obscene noises, etc. He had never encountered such a repugnant creature in all his life. He refused to force his friend to marry her and endure such a terrible burden, But Lancelot, having learnt of the proposal, spoke with Arthur. He said nothing was too big of a sacrifice compared to Arthur's Life. And the preservation of the Round Table.

Hence, a wedding was proclaimed and the witch answered. Arthur's question thus:

"What a woman really wants?" She said, "Is to be in charge of her own life."

Everyone in the kingdom instantly knew that the witch had uttered a great truth. And that Arthur's life would be spared. And so it was. The neighboring monarch granted Arthur his freedom. And Lancelot and the witch had a wonderful wedding. The honeymoon hour approached and, Lancelot, steeling himself for a horrific experience, entered the bedroom. But, what a sight awaited him. The most beautiful woman he had ever seen lay before him on the bed. The astounded Lancelot asked what had happened.

The beauty replied that since he had been so kind to her when she appeared as a witch, she would henceforth be her horrible and deformed self only half the time. And the beautiful maiden the other half. "Which would you prefer? She asked him. "Beautiful during the day ... or at night?"

Lancelot pondered the predicament. During the day he could have a beautiful woman to show off to his friends, But at night, in the privacy of his castle, an old witch! Or, would he prefer having a hideous witch during the day? But by night a beautiful woman for him to enjoy wondrous, intimate moments with?

(If you are a man reading this...) What would YOUR choice be?

(If you are a woman reading this) What would YOUR MAN'S choice be?

What Lancelot chose, is given below:

BUT... make YOUR choice before you scroll down below... OKAY?

Noble Lancelot, knowing the answer the witch gave Arthur to his question.

He said that he would allow HER to make the choice herself.

Upon hearing this, she announced that she would be beautiful all the time. Because, he had respected her enough to let her be in charge of her own life.

Now... what is the moral to this story??

The moral is..............

1. There is witch in every woman no matter how beautiful she is!

2. If you don't let a woman have her own way, things are going to get ugly.

So, always remember: IT'S EITHER "HER WAY" OR IT'S "NO WAY"!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

APAKAH HIDUPMU SEPERTI INI ???

Saya mempunyai sebuah tas kesayangan. Tas ini sudah menemani saya mulai dari zaman masih dibangku kuliah hingga kini. Bentuknya adalah tas ransel yang cukup untuk membawa barang-barang saya yang memang selalu banyak jumlahnya. Saking sayangnya dengan tas ini, saya membawanya kemanapun saya pergi. Setiap kali keluar dari rumah - kecuali ke gereja - tas ini menjadi benda pertama yang saya gendong dipunggung. Terkadang, isi tasnya tidaklah penting dan hanya itu-itu saja. Tetapi membawa tas ini kemanapun saya pergi, seakan memberi kedamaian tersendiri bagi jiwa saya.

Saya jarang sekali mengeluarkan seluruh isi tas atau mengurangi beban yang ada didalamnya setiap hari. Yang saya lakukan selama ini hanya memasukkan setiap barang-barang yang saya anggap penting atau yang baru saya dapatkan ke dalam tas itu. Jika bebannya di punggung saya sudah terasa sangat berat, barulah saya membongkar isinya dan memilah-milah, mana yang perlu dibawa dan mana yang harus disimpan dirumah saja.

Terkadang saya mendapat pertanyaan dari orang-orang disekeliling mengenai tas ini. "Kenapa sih kemana-mana bawa tas ransel ? Emang kamu mau pindah rumah ya ?" atau "Kamu tuh bawa apa aja sih sampai butuh tas segede itu ?", inilah pertanyaan-pertanyaan yang sering saya dengar dari mereka.

"Aku cuma nggak enak aja kalo nggak bawa tas kemana-mana. Seperti ada yang kurang gitu ..."

"Kenapa harus tas ransel ?"

"Ya enak aja, soalnya bebannya bisa disanggah

punggung. Kalo dibahu kan cepet capek."

"Trus apa nggak pegel tuh punggung bawa-bawa beban berat terus setiap hari. Kayaknya tasmu selalu penuh."

Sebenarnya saya juga bingung dengan kebiasaan saya yang satu ini. Sepertinya benda-benda didalam tas saya memang tidak pernah habis jumlahnya dari hari ke hari - yang ada justru semakin banyak jumlahnya. Meskipun sudah dibongkar dan dipilah-pilah mana yang harus dibawa dan mana yang tidak perlu dibawa, buktinya tas ransel saya itu selalu penuh. "Ada yang dikeluarkan, ada pula yang dimasukkan kembali", seperti itulah ibaratnya.

Perilaku saya terhadap beban-beban hidup, terkadang juga mirip dengan kebiasaan saya menggendong tas ransel kemana-mana ini. Eits, mungkin bukan saya saja yang melakukan hal ini. Banyak orang Kristen lain yang juga terlalu 'sayang' dengan beban-beban hidupnya sehingga menggendongnya setiap kali mereka melangkahkan kaki.

Beban keluarga, beban pasangan hidup, beban ekonomi, beban pekerjaan, beban pendidikan, beban pelayanan, dan beban-beban lain, seringkali tidak kita letakkan seluruhnya dibawah kaki Yesus melainkan ada dipunggung kita setiap hari. Saat kita selesai berkata, "... jadilah kehendak-Mu Bapa dan bukan kehendakku yang jadi ..." dalam doa-doa kita, banyak diantara kita yang mengambil beban-beban yang telah diserahkan kepada Yesus itu kemudian memikulnya kembali sebagai kuk.

Mau bukti ?

Jika sepanjang hari anda masih memikirkan masalah-masalah anda meskipun anda sudah berdoa sampai mulut berbusa kepada Yesus, berarti anda belum bisa sepenuhnya melepaskan beban yang ada dipunggung anda. Sama seperti saya yang meskipun sudah memilah-milah seluruh isi tas ransel kesayangan saya namun dari hari ke hari isinya relatif sama berat dari sebelumnya, ketika anda merasa bahwa anda masih terbayang-bayang akan kekhawatiran hidup yang sedang anda hadapi meskipun sudah berdoa untuknya, berarti anda telah gagal menyerahkan beban-beban anda itu ke tangan Yesus.

Jika kita telah sepenuhnya berhasil menanggalkan seluruh beban-beban hidup kita ke tangan Yesus, seharusnya kita tidak perlu ragu lagi akan penyertaan-Nya dan melangkah menjalani hidup ini dengan kedamaian. Tetapi kebanyakan yang terjadi pada kita adalah sebagai berikut : saat kita berdoa menyerahkan beban-beban hidup kita kepada Yesus, kita melepaskan tas ransel yang ada dipunggung kita dibawah kaki Yesus. Tetapi setelah kita selesai dengan urusan doa-doa penyerahan kita, eh ... tiba-tiba tangan kita kembali mengambil tas ransel berisi beban-beban hidup itu dan mengendongnya dipunggung lagi.

Maka pantaslah meskipun banyak orang mengaku sudah berdoa berkali-kali kepada Yesus untuk menangani masalah-masalah hidupnya tetapi ia tak kunjung juga memperoleh kedamaian yang sesungguhnya. Sebabnya, karena kita cenderung mengambil kembali semua masalah yang sudah kita serahkan kepada Yesus sebelumnya, "Ada beban yang diserahkan kepada Yesus, ada pula beban yang diambil dan dipikul kembali oleh bahu dan punggung kita setelah 'pura-pura' menyerahkan kepada-Nya."

Bukan salah Yesus ketika kita terlalu bingung menghadapi masalah-masalah dalam hidup kita. Kitalah yang tidak mau menyerahkan masalah-masalah tersebut sepenuhnya kepada-Nya dan lebih memilih untuk menggendong masalah-masalah tersebut dibahu atau dipunggung kita sendirian. Belajarlah untuk meninggalkan beban-beban hidup seluruhnya dibawah kaki Yesus dan jangan mengambilnya kembali setelah selesai berdoa menyerahkan beban-beban itu dalam kuasa-Nya.

Matius 11:29, Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.